
cewe azvie mukanya ga pasaran l tau aja mereka rata-rata kaya dan banyak pcarnya mereka adalah teman-teman yang baik, soleh, dan rajin
Istana Hiroshima pindah tangan ke Fukushima Masanori setelah wilayah kekuasaan klan Mōri dirampas oleh Tokugawa Ieyasu akibat kalah dalam Pertempuran Sekigahara. Klan Mōri dipindahkan ke dua provinsi Bōchō (provinsi Suō dan Nagato) (wilayah han Chōshū).
Pada tahun 1619, Fukushima Masanori menerima hukuman pemecatan karena melakukan perbaikan istana yang rusak akibat banjir tanpa seizin Keshogunan Tokugawa. Fukushima Masanori dipindahkan ke Kawanakajima di provinsi Shinano dan Asano Nagaakira dari provinsi Kii Wakayama ditunjuk sebagai penguasa istana yang baru. Dimulai dari Asano Nagaakira, klan Asano menjadi penguasa Hiroshima selama 12 generasi atau sekitar 250 tahun. Penguasa wilayah han Akō bernama Asano Takumi no kami yang menjadi latar belakang peristiwa Chūshingura merupakan percabangan dari klan Asano.
Istana Hiroshima dulunya merupakan istana yang sangat luas di masa pemerintahan han Hiroshima. Parit dalam, parit tengah dan parit luar berada dalam radius 1 kilometer dari bangunan istana. Istana yang terlihat sekarang ini luasnya sudah sangat berkurang setelah parit luar diuruk pada tahun 1911 dan parit tengah teruruk dengan puing-puing bangunan setelah ledakan bom atom.
Di dalam kota Hiroshima sekarang ini masih bisa ditemui nama tempat dengan akhiran hori (堀 ?, parit) seperti Hatchōbori dan Yagenbori. Hatchōbori terletak sekitar hachi (八 ?, delapan) chō (sekitar 880 meter) di bagian timur parit luar. Taman Jepang bernama Shukkeien yang terletak disebelah timur Istana Hiroshima, dulunya masih berada di dalam lingkungan istana.
Bagian selatan parit luar sekarang menjadi jalan raya Aioi-dōri yang membujur dari timur ke barat. Persimpangan Kamiya-chō nishi (depan Sogō Hiroshima) dulunya merupakan lokasi pintu gerbang utama istana. Jalan raya Shirokita-dōri dulunya merupakan ujung sebelah utara istana. Air untuk mengaliri parit luar diambil dari sungai Hongawa (sungai Kyū-ōtagawa) dekat jembatan Misasabashi.
Pembangunan istana dimulai pada tahun 1589 oleh pemimpin klan Mōri yang bernama Mōri Terumoto. Istana dibangun di lokasi yang bernama Gokamura di delta sungai Ōta. Lokasi istana dianggap strategis karena sungai dapat dijadikan sebagai sarana transportasi.
Istana Yoshidakōriyama di kota Akitakata yang pernah menjadi pusat kekuasaan klan Mōri merupakan istana di atas gunung (yamajiro) dengan pertahanan yang tidak dapat ditembus walaupun berkali-kali pernah diserang musuh. Di zaman Sengoku yang diwarnai perang perebutan wilayah, Istana Yoshidakōriyama terletak di lokasi yang strategis bagi klan Mōri karena letaknya di tengah-tengah daerah San-in dan Sanyō.
Keadaan politik dalam negeri Jepang menjadi stabil di tahun terakhir era Tenshō dan klan Mōri telah menjadi penguasa (taishu) 9 provinsi di wilayah Chugoku senilai 1.200.000 koku, tapi pekerjaan mengurus pemerintahan mulai berkurang. Istana Yoshidakōriyama berada di gunung di lokasi terpencil yang tidak cocok sebagai pusat perdagangan sehingga klan Mōri berniat untuk pindah. Klan Mōri memilih lokasi dataran rendah di pinggir laut untuk membangun kota istana sebagai pusat transportasi di Laut Pedalaman Seto yang merupakan jalur perdagangan. Pendapat lain mengatakan rencana pembangunan istana di dataran rendah sudah dipikirkan oleh kakek Mōri Terumoto yang bernama Mōri Motonari.
Pembangunan istana merupakan proyek besar dengan tahap pertama berupa pengurukan busung pasir di sungai dan pengerukan bagian tanah yang berair untuk membuat parit. Konstruksi istana menggunakan model istana abad pertengahan dengan mencontoh Istana Osaka. Susunan bangunan mengikuti model rumah kediaman resmi Toyotomi Hideyoshi di Kyoto yang bernama Jurakudai.
Ketika istana dibangun, Toyotomi Hideyoshi sedang melancarkan perang penaklukan Joseon yang disebut Perang Tujuh Tahun. Toyotomi Hideyoshi ingin menjadikan Istana Hiroshima sebagai garis belakang invasi ke Joseon dan membantu dalam soal teknik pembangunan istana. Penasehat pribadi Hideyoshi yang bernama Kuroda Josui diutus untuk membantu pembangunan istana. Ada cerita yang mengatakan Hideyoshi sendiri datang menginap di Hiroshima untuk mengawasi pembangunan istana. Dua menara kecil kabarnya dibangun di sebelah selatan dan timur menara utama.
Pembangunan istana berhasil diselesaikan pada tahun 1599. Sewaktu baru saja selesai, kemegahan istana kabarnya bisa menjadi saingan Istana Osaka, tapi sayangnya bentuk bangunan sebelum dirombak oleh Fukushima Masanori tidak diketahui secara pasti.

Februari 14, 2009 oleh progoharbowo
Sebenarnya saya ragu menuliskan hal ini … akan bermanfaat atau malah menuai badai khususnya nasib anak saya ? yaah…., semoga anda menangkap niat baik saya.
Sabtu minggu lalu, kami diundang ke sekolah anak saya (anak kedua) sebuah SMPN terbaik di Jakarta Timur, dengan agenda persiapan UN dan silaturahmi kepala sekolah baru. Sebagai orang tua yang baik, tentu saja kami memenuhi undangan tersebut dengan antusias. Namun apa dikata …. Pertemuan ini menjadi sesuatu yang menggelikan dan menyisakan pertanyaan besar di benak para orang tua ….. “Apa lagi Ini ????” ….
Begini cerita lengkapnya :
Sekitar pkl 07.50 saya sudah sampai disekolah (undangan jam 08.00), masuk ke ruang pertemuan sudah ada sekitar 20-30 orang tua, dan para orang tua terus berdatangan memenuhi ruangan (kapasitas 150-200 org) yang sudah tertata apik, dengan full karpet, tanaman hias, organ, TV monitor besar dan layar infocus.
Kami dengan sabar menanti walau jam telah menunjukkan angka lebih dari jam 08 pagi. Kami pun bertegur sapa dengan sesama orang tua murid. Tiba-tiba seseorang masuk keruangan dengan berteriak lantang kepada kami : “Keluar-keluar ……. Ayo cepat keluar-keluar …….keliling dulu …… lihat kelas-kelas……. Ayo …… cepat-cepat ….. keluar….”
Tentu saja kami kaget, kok tanpa sopan santun kepada orang tua… tiba-tiba saja meyuruh keluar layaknya menyuruh anak-anak yang nakal. Sambil berbisik-bisik dan bergumam mempertanyakan “siapa sih ? kok begitu amat ?” kamipun mencoba tetap respek mengikuti komandonya untuk berkeliling melihat kondisi kelas dan sekolah secara keseluruhan.
Dalam hiruk-pikuk tsb, kami mengetahui ternyata sang komando tsb adalah kepala sekolah yang baru. O..Ou….. sikapnya terhapuskan oleh kondisi sekolah yang cukup banyak perubahan dari sisi kebersihan dan penampilan. Lantai, bangku, dinding semua terlihat fresh.
Setelah selesai berkeliling, kami kembali digiring masuk ruang pertemuan dan acara dibuka oleh MC dilanjutkan lantunan lagu dari salah seorang murid diiringin pemain organ murid smp juga, so far so good ! Acara dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah yang baru, namun sebelum memulai, MC menyampaikan biodata kepsek dan juga video beliau saat penyambutan/pelantikan sebagai kepala sekolah sekitar 1 bulan yang lalu.
Nah berikutnya, mulailah sang komando beraksi …. Dengan gaya meledak-ledak … bapak kepala sekolah yang baru mengajak kita bershalawat bersama …..( shatalulloh…. Salammullah… alathoha…. Rasulillah …. dst) layaknya di sebuah acara pengajian. Kita tersenyum…… bahkan sebagian orang tua yang non muslim (ini sekolah negeri bukan sekolah islam) menundukkan kepala dan mungkin dalam hatinya … apaan sih……
Kembali lagi dengan gaya seorang guru kepada murid “ ….. ayo bapak-ibu yang keras dong…..jangan lemes gitu …. Sekarang ibu-ibu dulu …….trus gantian bapak-bapak ….. trus ayo bareng ……… dengan rasa respek kami orang tua mengikuti komandonya sambil tersenyum ….”
Selesai dengan shalawat…… mulailah beliau menceritakan dirinya…. Jadi kita mendapatkan lagi biodata beliau (padahal tadi sudah ditayangkan)….. bedanya ini diceritakan oleh tokoh aslinya. Tentu lebih seru karena ledakan dan guyonan dan aktingnya yang luar biasa… namun isinya semua sama dengan yang ditayangkan tadi yaitu antara lain :
- Anak seorang pejuang kemerdekaan, ayahnya ikut mengantar bung karno ke rengasdengklok
- Pendidikan lulus S2, sedang melanjutkan S3
- Mantan kepsek SMPN ….. (saya lupa yang jelas bukan smpn unggulan)….
Selesai dengan acara yang berbau narsis…hehehe (nggak apa-apa lah… kadang kita juga suka narsis kan….)… selanjutnya beliau bertanya : “Bagaimana bapak-ibu sudah lihat perubahan yang terjadi di sekolah ini ? saya belum 1 bulan loh bu ( tepatnya 1 bulan kurang 1 hari)…. Tapi bapak/ibu lihat …… dst……” Pada prinsipnya beliau mengatakan saya bekerja keras dengan semangat baru melakukan perubahan berarti di sekolah ini.
Sampai disini….. kami pikir…. Oke…terimakasih, salut juga deh…… walaupun sikap dan perilakunya agak-agak “berbeda”. Namun, rasa salut itu tidak lama …..setelah beliau mengatakan bahwa semua renovasi sekolah ini …… belum dibayar …ALIAS NGUTANG…….!
Dan berikutnya beliau menekankan kepada kami para orang tua untuk menanggung biaya tsb. Beliau memotivasi para orang tua dengan ikut prihatin dan berjuang untuk pendidikan bangsa ini (anak pejuang) dan rasa ikhlas membantu kesejahteraan guru (dari sudut agama).
Dalam upayanya meyakinkan kita, beliau tidak segan-segan sampai duduk dilantai dengan kaki meronta-ronta mempraktekkan kalau anakanak bisa jatuh karena bangku sekolah yang rusak, juga menggunakan kata-kata … seperti ……”pikir….men…pikir…!!!” saat mempertanyakan bagaimana kita bisa maju kalau nggak pakai uang sumbangan dari orang tua.
Dengan KepSek yang lama, sejak kelas 2 SMP (anak saya masuk sekolah tsb mulai kelas 2)…. Tidak ada sama sekali pungutan biaya sepeserpun ! jadi sekolahnya gratis-tis… sesuai janji pemerintah. Tapi, ini yang dikritik kepsek yang baru. Beliau mengatakan ” saya menangis setelah tahu bahwa kepsek disini dibelenggu karena tidak boleh pungut iuran……”
Setelah masalah fasilitas/sarana pendidikan, beliau dibantu dengan Komite sekolah menyampaikan juga rencana perpisahan yang akan diselenggarakan di Balai Sudirman ! Waow…. Balai Sudirman….Salah satu gedung mewah di DKI. Beliau mengingatkan … jangan kecewakan anak-anak….. anak-anak sudah setuju…. Dan biaya 160jt juga ditanggung orang tua. Belum lagi acara pisah sambut kep sek….. mereka meminta lagi bantuan ortu, biaya sekitar 17 jt ! Buku Tahunan 75 Jt…..
Karena komite tetap tidak boleh memungut dana dari ortu, maka beliau melakukan ide terobosan (yang beliau sangat bangga dengan ide ini), yaitu membentuk organisasi “Pemerhati Pendidikan”. Iuran tidak ditetapkan, tetapi berdasarkan keihklasan orang tua. Yang tidak mampu, tidak perlu iuran. Untuk itu mereka langsung menyebarkan amplop untuk uang tunai tanpa nama dan form untuk menjadi anggota pemerhati pendidikan dengan janji nilai sumbangan.
Sementara materi utama persiapan UN, hanya disampaikan jadwal ujian saja. Serta hasil try out yang dilihat sekilas tanpa dibahas. Masalah hasil try out bisa ditanyakan langsung ke wali kelas setelah pertemuan ini … begitu katanya.
Dan yang bikin gemes…….. tidak ada acara tanya-jawab….. karena waktu habis, dan kelompok/ortu berikut sudah menunggu untuk masuk ruangan. Acara langsung ditutup. Sebagian orang tua ngomel……. “Kalau cuma begini ngapain datang ya….. ngomongnya persiapan ujian… kok malah cuma minta duit…..”.
Ada lagi yang lebih mengejutkan ! saat saya menceritakan hal ini kepada anak saya, anak saya memberikan informasi baru …. : “oh pantes aja yah….beberapa waktu yang lalu mamanya temen adek bilang… “hati-hati tuh sama kepsek yang baru, kayaknya calon…….(maaf saya ggak sampai hati menulisnya disini), masak kita disawer…”
Jadi, beliau telah mengundang sebagian kecil ortu untuk mau dijadikan pengurus Pemerhati Pendidikan dan saat pertemuan itu, beliau memberi uang…….Waduh….. apa maksudnya ini ???
Bagaimana pendapat anda tentang perilaku kepsek baru ini ??
Menurut saya, point penting yang harus diperbaiki adalah :
Ada komentar, pendapat atau saran dari anda ?
Ditulis dalam iseng, keluarga, kritik, pendidikan, sekolah | Bertanda apa saja, catatan harian, curhat, Diknas, iseng-iseng, Korupsi, lain lain, serba serbi, SMP Favorit, SMPN, umum, Wacana | & Komentar
Ada ganjalan dalam operasi cangkok hati terhadap Bilqis. Ternyata golongan darah Bilqis berbeda dengan golongan darah orangtuanya. Padahal, idealnya golongan darah pasien dan pendonor harus sama. Dari hasil pemeriksaan darah dipastikan golongan darah Bilqis adalah AB, sedangkan golongan darah Dewi Farida (ibunda Bilqis) A dan Ardianta Passa (ayah Bilqis) adalah B.
Menurut salah satu anggota tim cangkok hati dr Hirlan, sebenarnya secara teoritis bisa dilaksanakan. “Secara teoritis masih bisa dilaksanakan tapi memiliki risiko,” jelasnya saat ditemui di RSUP Dr Kariadi, Semarang, Kamis (4/2/2010).
Dia menambahkan, tim dokter akan rapat dahulu apakah akan mencari donor lain atau masih tetap menggunakan darah dari salah satu orangtuanya.
“Donor dari orang lain bisa tapi harus masih kerabat. Namun risikonya kemungkinan penolakan lebih besar,” paparnya.
Saat ini tim dokter akan mengecek lagi golongan darahnya, kemudian nanti setelah pemeriksaan akan segera cari donor. Saat ini Bilqis dirawat di ruang Merak lantai 2 RSUP Dr Kariadi, Semarang.
Bilqis dikatakan butuh waktu untuk memulihkan kondisi setelah perjalanan dari Jakarta. Dia diawasi secara ketat. Tak sembarang orang boleh menengok. Wartawan pun kesulitan untuk mengambil gambar Bilqis di ruang perawatan.Ada ganjalan dalam operasi cangkok hati terhadap Bilqis. Ternyata golongan darah Bilqis berbeda dengan golongan darah orangtuanya. Padahal, idealnya golongan darah pasien dan pendonor harus sama. Dari hasil pemeriksaan darah dipastikan golongan darah Bilqis adalah AB, sedangkan golongan darah Dewi Farida (ibunda Bilqis) A dan Ardianta Passa (ayah Bilqis) adalah B.
Menurut salah satu anggota tim cangkok hati dr Hirlan, sebenarnya secara teoritis bisa dilaksanakan. “Secara teoritis masih bisa dilaksanakan tapi memiliki risiko,” jelasnya saat ditemui di RSUP Dr Kariadi, Semarang, Kamis (4/2/2010).
Dia menambahkan, tim dokter akan rapat dahulu apakah akan mencari donor lain atau masih tetap menggunakan darah dari salah satu orangtuanya.
“Donor dari orang lain bisa tapi harus masih kerabat. Namun risikonya kemungkinan penolakan lebih besar,” paparnya.
Saat ini tim dokter akan mengecek lagi golongan darahnya, kemudian nanti setelah pemeriksaan akan segera cari donor. Saat ini Bilqis dirawat di ruang Merak lantai 2 RSUP Dr Kariadi, Semarang.
Bilqis dikatakan butuh waktu untuk memulihkan kondisi setelah perjalanan dari Jakarta. Dia diawasi secara ketat. Tak sembarang orang boleh menengok. Wartawan pun kesulitan untuk mengambil gambar Bilqis di ruang perawatan.
motor ini sangat unik untk kita pakai dengan warna yang kelasik dan kecepatan yang sangat kuat motor ini pernah juga balapan GP indonesia dengan peringkat juara 1 sudah 6 kali mengikut balapan seperti ini motor ini mempunyai slobeker seperti motor cros terkenal dengan roda 15 pada mesi bawanya bercahaya lampu yang sangat terang sekali beda dengan motor lain beda, motor ini bernama "jupiter MX Z30" dengan ini motor ini terkenal di indonesia

Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.
Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.[1] Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.[1] Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.
Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim,[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.
Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.